Sabtu, 26 Juli 2014

SELAMAT LEBARAN

Senin, 14 Juli 2014

NCND DAN IMFPA SERTA ICC

Penggunaan form kontrak untuk agensi sebetulnya tidak harus menggunakan IMFPA (Irrevocable Master Fee Protection Agreement) atau NCND (NON-CIRCUMVENTION, NON DISCLOSURE) , bapak bisa saja menggunakan bentuk-bentuk perjanjian lain selama dapat mencover resiko, hak dan tanggung jawab dan selama disepakati semua pihak. Hanya saja IMFPA dan NCND memang banyak dipergunakan karena secara internasional sudah diakui dan dipayungi oleh ketentutan-ketentuan yang sudah dikembangkan oleh konvensi internasional.
Tetapi, yang tetap perlu diingat bahwa dengan adanya landasan aturan konvensi internasional tidak secara otomatis menjamin keamanan bertransaksi, seperti halnya ICC convention hanya menetapkan aturan-aturan yang memayungi, dan bukan merupakan produk hukum international, walaupun dipakai sebagai rujukan ketentuan, ICC Convention tetap tunduk pada Hukum Formal negara yang diacu, jadi acuan ketentuan hukum negara mana yang dipakai tetap merupakan hal yang paling penting (biasanya mengacu ke Australian Courts, Canada Courts, USA Courts, UK Courts, Singapore Courts, atau Swiss Law in Zurich, dan terakhir ke Badan Arbitrase Internasional). Dengan kata lain kita tetap harus menguasai hukum-hukum tersebut.
Di sisi lain, dalam perdagangan internasional sudah merupakan rahasia umum bahwa proses penyelesaian kasus dispute/perselisihan dan fraud/penipuan menuntut pengorbanan waktu yang panjang, berbelit-belit dan yang pasti banyak mengeluarkan biaya.
Sejauh pengetahuan saya, ICC tidak pernah mempersyaratkan untuk menjadi anggota agar dapat menggunakan produk yang mereka 
 
 Bila sebagai commisioning Agent- draft perjanjian antara Supplier/mandate dengan CA, apakah benar menggunakan IMFPA atau NCND? Bagaimana cara menggunakan perjanjian tsb- bagaimana mengisi isian Buyer Code dan Seller Code. Apakah harus mendaftar dulu di International Chamber of Commerce (ICC)? Menjadi anggota dulu baru buat agreement? bagaimana pula bila Supplier ingkar janji- menuntut-nya di pengadilan niaga mana
Penggunaan form kontrak untuk agensi sebetulnya tidak harus menggunakan IMFPA (Irrevocable Master Fee Protection Agreement) atau NCND (NON-CIRCUMVENTION, NON DISCLOSURE) , bapak bisa saja menggunakan bentuk-bentuk perjanjian lain selama dapat mencover resiko, hak dan tanggung jawab dan selama disepakati semua pihak. Hanya saja IMFPA dan NCND memang banyak dipergunakan karena secara internasional sudah diakui dan dipayungi oleh ketentutan-ketentuan yang sudah dikembangkan oleh konvensi internasional.
Tetapi, yang tetap perlu diingat bahwa dengan adanya landasan aturan konvensi internasional tidak secara otomatis menjamin keamanan bertransaksi, seperti halnya ICC convention hanya menetapkan aturan-aturan yang memayungi, dan bukan merupakan produk hukum international, walaupun dipakai sebagai rujukan ketentuan, ICC Convention tetap tunduk pada Hukum Formal negara yang diacu, jadi acuan ketentuan hukum negara mana yang dipakai tetap merupakan hal yang paling penting (biasanya mengacu ke Australian Courts, Canada Courts, USA Courts, UK Courts, Singapore Courts, atau Swiss Law in Zurich, dan terakhir ke Badan Arbitrase Internasional). Dengan kata lain kita tetap harus menguasai hukum-hukum tersebut.
Di sisi lain, dalam perdagangan internasional sudah merupakan rahasia umum bahwa proses penyelesaian kasus dispute/perselisihan dan fraud/penipuan menuntut pengorbanan waktu yang panjang, berbelit-belit dan yang pasti banyak mengeluarkan biaya.
Sejauh pengetahuan saya, ICC tidak pernah mempersyaratkan untuk menjadi anggota agar dapat menggunakan produk yang mereka hasilkan, hal ini juga berlaku pada UCP 600, ISBP98, URDG, INCOTERMS 2000 dll.
- See more at: http://eximpromagazine.com/?p=111#sthash.ddmcFJ8S.dpuf
Penggunaan form kontrak untuk agensi sebetulnya tidak harus menggunakan IMFPA (Irrevocable Master Fee Protection Agreement) atau NCND (NON-CIRCUMVENTION, NON DISCLOSURE) , bapak bisa saja menggunakan bentuk-bentuk perjanjian lain selama dapat mencover resiko, hak dan tanggung jawab dan selama disepakati semua pihak. Hanya saja IMFPA dan NCND memang banyak dipergunakan karena secara internasional sudah diakui dan dipayungi oleh ketentutan-ketentuan yang sudah dikembangkan oleh konvensi internasional.
Tetapi, yang tetap perlu diingat bahwa dengan adanya landasan aturan konvensi internasional tidak secara otomatis menjamin keamanan bertransaksi, seperti halnya ICC convention hanya menetapkan aturan-aturan yang memayungi, dan bukan merupakan produk hukum international, walaupun dipakai sebagai rujukan ketentuan, ICC Convention tetap tunduk pada Hukum Formal negara yang diacu, jadi acuan ketentuan hukum negara mana yang dipakai tetap merupakan hal yang paling penting (biasanya mengacu ke Australian Courts, Canada Courts, USA Courts, UK Courts, Singapore Courts, atau Swiss Law in Zurich, dan terakhir ke Badan Arbitrase Internasional). Dengan kata lain kita tetap harus menguasai hukum-hukum tersebut.
Di sisi lain, dalam perdagangan internasional sudah merupakan rahasia umum bahwa proses penyelesaian kasus dispute/perselisihan dan fraud/penipuan menuntut pengorbanan waktu yang panjang, berbelit-belit dan yang pasti banyak mengeluarkan biaya.
Sejauh pengetahuan saya, ICC tidak pernah mempersyaratkan untuk menjadi anggota agar dapat menggunakan produk yang mereka hasilkan, hal ini juga berlaku pada UCP 600, ISBP98, URDG, INCOTERMS 2000 dll.
- See more at: http://eximpromagazine.com/?p=111#sthash.ddmcFJ8S.dpuf
Penggunaan form kontrak untuk agensi sebetulnya tidak harus menggunakan IMFPA (Irrevocable Master Fee Protection Agreement) atau NCND (NON-CIRCUMVENTION, NON DISCLOSURE) , bapak bisa saja menggunakan bentuk-bentuk perjanjian lain selama dapat mencover resiko, hak dan tanggung jawab dan selama disepakati semua pihak. Hanya saja IMFPA dan NCND memang banyak dipergunakan karena secara internasional sudah diakui dan dipayungi oleh ketentutan-ketentuan yang sudah dikembangkan oleh konvensi internasional.
Tetapi, yang tetap perlu diingat bahwa dengan adanya landasan aturan konvensi internasional tidak secara otomatis menjamin keamanan bertransaksi, seperti halnya ICC convention hanya menetapkan aturan-aturan yang memayungi, dan bukan merupakan produk hukum international, walaupun dipakai sebagai rujukan ketentuan, ICC Convention tetap tunduk pada Hukum Formal negara yang diacu, jadi acuan ketentuan hukum negara mana yang dipakai tetap merupakan hal yang paling penting (biasanya mengacu ke Australian Courts, Canada Courts, USA Courts, UK Courts, Singapore Courts, atau Swiss Law in Zurich, dan terakhir ke Badan Arbitrase Internasional). Dengan kata lain kita tetap harus menguasai hukum-hukum tersebut.
Di sisi lain, dalam perdagangan internasional sudah merupakan rahasia umum bahwa proses penyelesaian kasus dispute/perselisihan dan fraud/penipuan menuntut pengorbanan waktu yang panjang, berbelit-belit dan yang pasti banyak mengeluarkan biaya.
Sejauh pengetahuan saya, ICC tidak pernah mempersyaratkan untuk menjadi anggota agar dapat menggunakan produk yang mereka hasilkan, hal ini juga berlaku pada UCP 600, ISBP98, URDG, INCOTERMS 2000 dll.
- See more at: http://eximpromagazine.com/?p=111#sthash.ddmcFJ8S.dpuf

Sabtu, 12 Juli 2014

HERO INVESTMENT OF HONGKONG



Jumat, 04 Juli 2014

STEAM COAL PRICE SYSTEM

Steam Coal Price System

FOB Mother Vessel
LC Transferable ( better ) LC non Transferable ( not better )
FOB Mother Vessel LC 100% at sight
We accept cash , get US $ 3 discount (The best one for cash)
We accept SBLC payment too for SBLC 1 Year (The best one)
We accept SBLC , get us $ 3 discount
and get FIX price for our year for SBLC one year

do you have funder / Investor ? ( Best one )
so we can work more faster
We work With Many Backup Miner
Of course we can do a long business
as long as price is good for both of us
CFR + freight cost
CIF + insurance US $ 1.5

STEAM COAL CASH PAYMENT

Steam Coal Cash Payment

CASH advance payment system
CASH PRICE advance before production
WE cam give best price for CASH TERM
Cash advance fob mv ((( limited offer only )))
Cash advance fob mv ((( limited offer only )))
Kcal 67 - 65 ADB us $ 85
Kcal 65 - 63 ADB us $ 75
Kcal 63 - 61 ADB us $ 67

Kcal 60 - 58 ADB us $ 60
Kcal 58 - 56 ADB us $ 55
Kcal 55 - 53 ADB us $ 55 lc no pb
Kcal 53 - 51 ADB US $ 50 lc no pb
PRICE CAN change ANY TIME / limited offer

cash 4 step : ( 1:4:4:1 ) or ( DP/DPS:5:4:1 )
Payment : Cash / TT / Bank Draft
- 10 % / downpayment / Deposit / BLOCK FUND
After sign contract and confirm everything + see document original
- 40 % /50 % After After site Visit mine / survey == before production ==
- 40 % before start loading to barge = = =
- 10 % After Document are ready


Cash price lower price

Get US $ 7 - 8 Discount per mt
for cash payment term

Get lower price by pay cash

FOB MV cash /TT 1:4:4:1 / 5:4:1
Kcal 63 - 61 ADB US 82 - 83
Kcal 60 - 58 ADB US 77
Kcal 58 - 56 ADB US 69
Kcal 55 - 53 ADB US 63
Kcal 53 - 51 ADB US 50

We offer any calory you can send you LOI to us ??

WE cam give best price for CASH TERM
cash 4 step : ( 1:4:4:1 ) or ( 5:4:1 )
Payment : Cash / TT
- 10 % / downpayment / Deposite After sign contract and confirm everything
- 40 % After After site Visit mine / survey
- 40 % when start loading
- 10 % After Document are ready

LOADING COAL PROCES BARGE TO MVESSEL

After Draft contract + draft LC ready
Survey Time Plan
=======================
1. Make survey schedule
2. Budget and expense
3. Book ticket or hotel
4. ( to Jakarta or direct to kalimantan )
5. To South Kalimantan
6. Location Batu Licin ( and or binuang )
7. Find hotel
8. Go to mine office
9. Direct go to mine location
10. Legality and office , production , other mine activity , stock , and readiness
11. Draft contract
12. Possibility of sign contract
13. Payment plan ( promise )

STEAM COAL EXPORT PROCEDURE - IMPORT- BUYING

Steam Coal Export Procedure - Import - Buying


Procedure
1. Buyer sign FCO and send back to us
2. Buyer send LOI / ICPO
3. Buyer / seller send draft contract + draft LC /payment draft
with buyer detail information , spec , price and term
((( cash / draft LC/Usance LC/sblc/BG as our version )))
4. Revise the draft both parties
5. IF TERM and price are macth
6. -- NCNDA/IMFPA Fee Protection preparation
7. Send Buyer's company profile
8. Important document is given / shown in sign contract time
or after we receive buyer data and revise second time


Old version :


Step Of Procedure :
1. All important document will given at
sign contract time in our office
NCNDA is number step 7
2. Seller Send FCO
3. Buyer Send LOI / ICPO with spec , price , detail and bank
4. Buyer or seller send Draft Contract
5. Buyer or Seller send Draft payment
Usance LC / SBLC / BG / LC
( or TT/ cash information)
6. Buyer sign FCO
buyer send seller Revise draft contract and draft Payment
until FINAL draft
Draft Contract should be contain buyer and bank detail
7. -- NCNDA/IMFPA Fee Protection preparation

BUTUH BATUBARA

Buyer

Description: Buyer saya perlu bb 45 mt, survey cocok segera di ambil, dengan
spec Gar 45.
Hubungi Hadi. Email: aktiva@ymail.com

Contak Person: Hadi

Phone: 0812.8315.2349

Address: Tebet, Jakarta Selatan

Email : aktiva@ymail.com

MENJUAL BATUBARA CV. NILAM ABADI

 cv. nilam abadi
kami cv nilam abadi berniat menawarkan menjual batubara dengan kapasitas
berikut
kalori Adb indo 5500-5100
kalori Adb 5500-5600
kalori Adb 5800-5600
kalori hac 6300- 5600
kalori hac 6500-6300
sistem pembayaran sk BDN(dalam negri)
1 kasel= 50000 metrik ton
paling minim 8000 1 tongkang
sistem pembayaran 541- 50% - tambang
40%- dermaga
10%- sampai di tongkang
dan ini email kami nilam_abadi@ymal.com
marketing 085262604510
direktur - fahrial pulungan
komisaris - syahrudin pulungan
sumatera barat/kalimantan

Contak Person: 085262604510

Phone: 085262604510

Address: sumatera barat/kalimantan

Email : nilam_abadi@ymal.com

MENCARI BATUBARA


Description: Kalori: 6100 – 6300 Kcal/kg
TM : 20 - 22%
IM : 14%
Sulphur : 1% maksimal
ASH : 10 – 12 %
HGI : 45-50 Raw Coal (Asalan)
Harga : Rp. 610.000,- FOB / Barge di pelabuhan Kalbar, Kalteng dan Kalsel
Pembayaran : SKBDN at sight 100% atau TT 14 hari kerja setelah dokumen
bongkar di-issued dari surveyor.

Kalori : 5800 – 6000 Kcal/kg
TM : 24 - 26%
IM : 13%
Sulphur : 1% maksimal
ASH : 8 – 10 %
HGI : 45-50
Size (0 – 50 mm): 90% (crushed coal)
Harga : Rp. 510.000,- FOB barge di pelabuhan Kalbar, Kalteng dan Kalsel
Pembayaran : SKBDN at sight 100% atau TT 14 hari kerja setelah dokumen
bongkar di-issued dari surveyor.

Contak Person: Wahyu Abdillah

Phone: 085276901644

Address: Jakarta

Email : why_ss@yahoo.com

BUYER CHINA POSISI


Rabu, 25 Juni 2014

COAL



LONDON METAL EXCHANGE LME NIKEL

Menghitung harga jual Nikel ore dari tambang FOB Tongkang ada sedikit perhitungannya dan adalah sebagai berikut.
Misalkan harga di London Metal Exchange (LME) = US$13000/ton
Dan Nilai Kadar Nikel Ore minimum Ni = 1.8%
Maka rumusan = LME x RF x 2.20262 x Ni% x MC% x 1000
dimana :

RF = Recovery Factor
MC = Moisture Content
Ni% = Kadar Ni

RF pada Ni=1.8% = 18
RF pada Ni=2% = 19
RF pada Ni=2.2% = 20
Moisture Content umumnya 30%

Maka Contoh perhitungan :
Harga Ni = US$.13000 x 18 x 2.20262 x 1.8 x 30 x 1000
adalah = US$ 27.8 (pada Ni=1.8%)

IRON ORE

Besi merupakan logam kedua yang paling banyak di bumi ini. Karakter dari endapan besi ini bisa berupa endapan logam yang berdiri sendiri namun seringkali ditemukan berasosiasi dengan mineral logam lainnya. Kadang besi terdapat sebagai kandungan logam tanah (residual), namun jarang yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Endapan besi yang ekonomis umumnya berupa Magnetite, Hematite, Limonite dan Siderite. Kadang kala dapat berupa mineral: Pyrite, Pyrhotite, Marcasite, dan Chamosite.
Beberapa jenis genesa dan endapan yang memungkinkan endapan besi bernilai ekonomis antara lain :
1. Magmatik: Magnetite dan Titaniferous Magnetite
2. Metasomatik kontak: Magnetite dan Specularite
3. Pergantian/replacement: Magnetite dan Hematite
4. Sedimentasi/placer: Hematite, Limonite, dan Siderite
5. Konsentrasi mekanik dan residual: Hematite, Magnetite dan Limonite
6. Oksidasi: Limonite dan Hematite
7. Letusan Gunung Api
Dari mineral-mineral bijih besi, magnetit adalah mineral dengan kandungan Fe paling tinggi, tetapi terdapat dalam jumlah kecil. Sementara hematit merupakan mineral bijih utama yang dibutuhkan dalam industri besi. Mineral-mineral pembawa besi dengan nilai ekonomis dengan susunan kimia, kandungan Fe dan klasifikasi komersil dapat dilihat pada Tabel dibawah ini:


Tabel mineral-mineral bijih besi bernilai ekonomis
Mineral
Susunan kimia
Kandungan Fe (%)
Klasifikasi komersil
Magnetit
FeO, Fe2O3
72,4
Magnetik atau bijih hitam
Hematit
Fe2O3
70,0
Bijih merah
Limonit
Fe2O3.nH2O
59 - 63
Bijih coklat
Siderit
FeCO3
48,2
Spathic, black band, clay ironstone
Sumber : Iron & Ferroalloy Metals in (ed) M. L. Jensen & A. M. Bafeman, 1981; Economic Mineral Deposits, P. 392.
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4
Besi primer ( ore deposits )
Proses terjadinya cebakan bahan galian bijih besi berhubungan erat dengan adanya peristiwa tektonik pra-mineralisasi. Akibat peristiwa tektonik, terbentuklah struktur sesar, struktur sesar ini merupakan zona lemah yang memungkinkan terjadinya magmatisme, yaitu intrusi magma menerobos batuan tua. Akibat adanya kontak magmatik ini, terjadilah proses rekristalisasi, alterasi, mineralisasi, dan penggantian (replacement) pada bagian kontak magma dengan batuan yang diterobosnya.
Perubahan ini disebabkan karena adanya panas dan bahan cair (fluida) yang berasal dari aktivitas magma tersebut. Proses penerobosan magma pada zona lemah ini hingga membeku umumnya disertai dengan kontak metamorfosa. Kontak metamorfosa juga melibatkan batuan samping sehingga menimbulkan bahan cair (fluida) seperti cairan magmatik dan metamorfik yang banyak mengandung bijih.
Besi sekunder ( endapan placer )
Cebakan mineral alochton dibentuk oleh kumpulan mineral berat melalui proses sedimentasi, secara alamiah terpisah karena gravitasi dan dibantu pergerakan media cair, padat dan gas/udara. Kerapatan konsentrasi mineral-mineral berat tersebut tergantung kepada tingkat kebebasannya dari sumber, berat jenis, ketahanan kimiawi hingga lamanya pelapukan dan mekanisma. Dengan nilai ekonomi yang dimilikinya para ahli geologi menyebut endapan alochton tersebut sebagai cebakan placer.
Jenis cebakan ini telah terbentuk dalam semua waktu geologi,
tetapi kebanyakan pada umur Tersier dan masa kini, sebagian besar merupakan cadangan berukuran kecil dan sering terkumpul dalam waktu singkat karena tererosi. Kebanyakan cebakan berkadar rendah tetapi dapat ditambang karena berupa partikel bebas, mudah dikerjakan dengan tanpa penghancuran; dimana pemisahannya dapat menggunakan alat semi-mobile dan relatif murah. Penambangannya biasanya dengan cara pengerukan, yang merupakan metoda penambangan termurah.
Cebakan-cebakan placer berdasarkan genesanya:
G e n e s a


J e n i s
Terakumulasi in situ selama pelapukan


Placer residual
Terkonsentrasi dalam media padat yang bergerak


Placer eluvial
Terkonsentrasi dalam media cair yang bergerak (air)


· Placer aluvial atau sungai
· Placer pantai
Terkonsentrasi dalam media gas/udara yang bergerak


Placer Aeolian (jarang)
Placer residual. Partikel mineral/bijih pembentuk cebakan terakumulasi langsung di atas batuan sumbernya (contoh : urat mengandung emas atau kasiterit) yang telah mengalami pengrusakan/peng-hancuran kimiawi dan terpisah dari bahan-bahan batuan yang lebih ringan. Jenis cebakan ini hanya terbentuk pada permukaan tanah yang hampir rata, dimana didalamnya dapat juga ditemukan mineral-mineral ringan yang tahan reaksi kimia (misal : beryl).
Placer eluvial. Partikel mineral/bijih pembentuk jenis cebakan ini diendapkan di atas lereng bukit suatu batuan sumber. Di beberapa daerah ditemukan placer eluvial dengan bahan-bahan pembentuknya yang bernilai ekonomis terakumulasi pada kantong-kantong (pockets) permukaan batuan dasar.
Placer sungai atau aluvial. Jenis ini paling penting terutama yang berkaitan dengan bijih emas yang umumnya berasosiasi dengan bijih besi, dimana konfigurasi lapisan dan berat jenis partikel mineral/bijih menjadi faktor-faktor penting dalam pembentukannya. Telah dikenal bahwa fraksi mineral berat dalam cebakan ini berukuran lebih kecil daripada fraksi mineral ringan, sehubungan : Pertama, mineral berat pada batuan sumber (beku dan malihan) terbentuk dalam ukuran lebih kecil daripada mineral utama pembentuk batuan. Kedua, pemilahan dan susunan endapan sedimen dikendalikan oleh berat jenis dan ukuran partikel (rasio hidraulik).
Placer pantai. Cebakan ini terbentuk sepanjang garis pantai oleh pemusatan gelombang dan arus air laut di sepanjang pantai. Gelombang melemparkan partikel-partikel pembentuk cebakan ke pantai dimana air yang kembali membawa bahan-bahan ringan untuk dipisahkan dari mineral berat. Bertambah besar dan berat partikel akan diendapkan/terkonsentrasi di pantai, kemudian terakumulasi sebagai batas yang jelas dan membentuk lapisan. Perlapisan menunjukkan urutan terbalik dari ukuran dan berat partikel, dimana lapisan dasar berukuran halus dan/ atau kaya akan mineral berat dan ke bagian atas berangsur menjadi lebih kasar dan/atau sedikit mengandung mineral berat.
Placer pantai (beach placer) terjadi pada kondisi topografi berbeda yang disebabkan oleh perubahan muka air laut, dimana zona optimum pemisahan mineral berat berada pada zona pasang-surut dari suatu pantai terbuka. Konsentrasi partikel mineral/bijih juga dimungkinkan pada terrace hasil bentukan gelombang laut. Mineral-mineral terpenting yang dikandung jenis cebakan ini adalah : magnetit, ilmenit, emas, kasiterit, intan, monazit, rutil, xenotim dan zirkon.
Mineral ikutan dalam endapan placer. Suatu cebakan pasir besi selain mengandung mineral-mineral bijih besi utama tersebut dimungkinkan berasosiasi dengan mineral-mineral mengandung Fe lainnya diantaranya : pirit (FeS2), markasit (FeS), pirhotit (Fe1-xS), chamosit [Fe2Al2 SiO5(OH)4], ilmenit (FeTiO3), wolframit [(Fe,Mn)WO4], kromit (FeCr2O4); atau juga mineral-mineral non-Fe yang dapat memberikan nilai tambah seperti : rutil (TiO2), kasiterit (SnO2), monasit [Ce,La,Nd, Th(PO4, SiO4)], intan, emas (Au), platinum (Pt), xenotim (YPO4), zirkon (ZrSiO4) dan lain-lain.
Eksplorasi bijih besi
Penyelidikan umum dan eksplorasi bijih besi di Indonesia sudah banyak dilakukan oleh berbagai pihak, sehingga diperlukan penyusunan pedoman teknis eksplorasi bijih besi. Pedoman dimaksudkan sebagai bahan acuan berbagai pihak dalam melakukan kegiatan penyelidikan umum dan eksplorasi bijih besi primer, agar ada kesamaan dalam melakukan kegiatan tersebut diatas sampai pelaporan.
Tata cara eksplorasi bijih besi primer meliputi urutan kegiatan eksplorasi sebelum pekerjaan lapangan, saat pekerjaan lapangan dan setelah pekerjaan lapangan. Kegiatan sebelum pekerjaan lapangan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai prospek cebakan bijih besi primer, meliputi studi literatur dan penginderaan jarak jauh. Penyediaan peralatan antara lain peta topografi, peta geologi, alat pemboran inti, alat ukur topografi, palu dan kompas geologi, loupe, magnetic pen, GPS, pita ukur, alat gali, magnetometer, kappameter dan peralatan geofisika.
Kegiatan pekerjaan lapangan yang dilakukan adalah penyelidikan geologi meliputi pemetaan; pembuatan paritan dan sumur uji, pengukuran topografi, survei geofisika dan pemboran inti.
Kegiatan setelah pekerjaan lapangan yang dilakukan antara lain adalah analisis laboratorium dan pengolahan data. Analisis laboratorium meliputi analisis kimia dan fisika. Unsur yang dianalisis kimia antara lain : Fetotal, Fe2O3, Fe3O4, TiO2, S, P, SiO2, MgO, CaO, K2O, Al2O3, LOI. Analisis fisika yang dilakukan antara lain : mineragrafi, petrografi, berat jenis (BD). Sedangkan pengolahan data adalah interpretasi hasil dari penyelidikan lapangan dan analisis laboratorium.
Tahapan eksplorasi adalah urutan penyelidikan geologi yang umumnya dilakukan melalui empat tahap sbb : Survei tinjau, prospeksi, eksplorasi umum, eksplorasi rinci. Survei tinjau, tahap eksplorasi untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang berpotensi bagi keterdapatan mineral pada skala regional. Prospeksi, tahap eksplorasi dengan jalan mempersempit daerah yg mengandung endapan mineral yg potensial. Eksplorasi umum, tahap eksplorasi yang rnerupakan deliniasi awal dari suatu endapan yang teridentifikasi .
Eksplorasi rinci, tahap eksplorasi untuk mendeliniasi secara rinci dalarn 3-dimensi terhadap endapan mineral yang telah diketahui dari pencontohan singkapan, paritan, lubang bor, shafts dan terowongan.
Penyelidikan geologi adalah penyelidikan yang berkaitan dengan aspek-aspek geologi diantaranya : pemetaan geologi, parit uji, sumur uji. Pemetaan adalah pengamatan dan pengambilan conto yang berkaitan dengan aspek geologi dilapangan. Pengamatan yang dilakukan meliputi : jenis litologi, mineralisasi, ubahan dan struktur pada singkapan, sedangkan pengambilan conto berupa batuan terpilih.
Penyelidikan Geofisika adalah penyelidikan yang berdasarkan sifat fisik batuan, untuk dapat mengetahui struktur bawah permukaan, geometri cebakan mineral, serta sebarannya secara horizontal maupun secara vertical yang mendukung penafsiran geologi dan geokimia secara langsung maupun tidak langsung.
Pemboran inti dilakukan setelah penyelidikan geologi dan penyelidikan geofisika. Penentuan jumlah cadangan (sumberdaya) mineral yang mempunyai nilai ekonomis adalah suatu hal pertama kali yang perlu dikaji, dihitung sesuai standar perhitungan cadangan yang berlaku, karena akan berpengaruh terhadap optimasi rencana usaha tambang, umur tambang dan hasil yang akan diperoleh.
Dalam hal penentuan cadangan, langkah yang perlu diperhatikan antara lain :
- Memadai atau tidaknya kegiatan dan hasil eksplorasi.
- Kebenaran penyebaran dan kualitas cadangan berdasarkan korelasi seluruh data eksplorasi seperti pemboran, analisis conto, dll.
- Kelayakan penentuan batasan cadangan, seperti Cut of Grade, Stripping Ratio, kedalaman maksimum penambangan, ketebalan minimum dan sebagainya bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan sebaran bijih besi bawah permukaan.

BIJIH BESI

sebagian besar bijih besi di dunia dihasilkan dari endapan bertipe BIF (Banded Iron Formation), yaitu suatu bijih yang terusun oleh lapis-lapis oksida besi (hematit atau magnetit bersama-sama kuarsa). Ada beberapa tipi bijih besi yang lain yang cukup menarik, terutama di Indonesia... seperti skarn, laterit, dan sedimenter.

Tipe bijih besi di daerah sengketa sebenarnya secara pasti belum bisa ditentukan, karena keterbatasan data dan kualitas data sekunder yang tidak begitu baik. Namun, dilihat dari kandungan besinya yang tinggi, dengan kadar titanium yang rendah kemungkinan besar bijih besi ini merupakan endapan hidrotermal, misalnya skarn. Selain kandungan unsur-unsur ini, di sekitar bijih itu dijumpai beberapa bongkah-bongkah batugamping dan batuan beku (granit). Jadi, kemungkinan tipe mineralisasi besi di daerah sengketa ini hampir 70% dapat dipastikan berupa endapan skarn. Nah, selain besi adakah unsur lain yang menarik pada endapan jenis ini?

Seperti telah diketahui, granit di Sumatra sebagian besar merupkan granit pembawa timah (tin granite). Biasanya selain unsur Sn (timah putih) kemungkinan besar bisa dijumpai unsur tungsten (W) yang bernilai sangat ekonomis. Mobilitas tungsten mungkin lebih tinggi daripada Sn (cek deh di buku geokimia), sehingga ketika pembentukan skarn Sn tetap nongkrong pada batuan pembawanya, granit sedangkan W berkeliaran bersama-sama larutan hidrotermal (mungkin lho...). Makanya pada fase pembentukan skarn, Fe mestinya akan berasosiasi dengan sedikit W. Justru, W -lah yang lebih menarik di daerah ini dibandingkan dengan Fe-nya sendiri. Btw, kehadiran mineral-mineral yang mengandung tungsten belum dapat dipastikan, masih perlu dicek dengan asahan poles (mineragrafi) dan microprobe.

Nah kalau ada yang mau beli bijih besi dengan harga lumayan, jangan dijual dulu... cek lah terlebih dahulu apakah ada unsur lain yang mungkin lebih mahal daripada besi? Apakah tungsten (W), vanadium (V), titanium (Ti) ataukah emas (Au)-nya.

BEDA PIRIT DAN EMAS JANGAN KETIPU YACH



Orang sering terbuai oleh penampakan pirit, yang kilapnya menyerupai emas. Kadang ada yang bertanya, apakah pirit ini emas? Atau apakah pirit ini mengandung emas? Uraian berikut ini akan mencoba mengulas tentang pirit yang tampaknya mirip seperti emas.

Pirit dengan rumus kimia FeS2, merupakan salah satu dari jenis mineral sulfida yang umum dijumpai di alam, entah sebagai hasil sampingan suatu endapan hidrotermal ataupun sebagai mineral asesoris dalam beberapa jenis batuan. Tidak ada penciri mineralisasi tertentu jika anda menjumpai pirit, apalagi sedikit (he..he...). Secara deskriptif, pirit ini mempunyai warna kuning keemasan dengan kilap logam. Jadi, kalau tidak biasa dengan mineral-mineral logam, sering menganggapnya sebagai emas. Secara struktur kristal, baik pirit dan emas sama-sama kubis, namun sifat dalamnya yang berbeda. Emas lebih mudah ditempa daripada pirit. Kalau dipukul, pirit akan hancur berkeping-keping, sedangkan emas tidak mudah hancur karena lebih mudah ditempa (maleable).

Cara yang cukup mudah adalah dengan melihat asahan polesnya di bawah mikroskop bijih (dengan syarat, butiran emas harus lebih besar dari 1 μm (mikron)). Meskipun sama-sama isotropik, tetapi kecemerlangan emas tidak dapat ditandingi oleh pirit, begitu juga bentuknya. Biasanya di bawah mikroskop pantul, emas tampak berbentuk tak beraturan dibandingkan pirit yang kadang bentuk kubisnya masih tampak. Cara lain yang lebih canggih adalah dengan menganalisis kandungan kimianya, misalnya dengan microprobe atau SEM plus EDX. Dengan cara ini anda bisa memastikan apakah yang anda sebut pirit itu emas atau pirit?

Apakah pirit mengandung emas? Mungkin saja emas terdapat di dalam pirit, sebagai yang dikenal dengan istilah refractory gold. Emas ini ukurannya sangat kecil atau sering dikatakan sebagai invisible gold, karena ukurannya <0 .1="" arsen="" bersama-sama="" biasanya="" dengan="" dideteksi="" elektron="" emas="" hadir="" i="" ini="" m="" mikroskop="" sanggup="" sem="" tidak="">arsenian pyrite
atau arsenopyrite). Cara yang paling mudah, ya kumpulkan piritnya lalu analisis mikrokimia... (tapi ini mahal).

Selasa, 24 Juni 2014

PERKIRAAN HARGA MANGAN

  • Mangan  ada stock ready ditambang MN 40 % - 44% 
  1. MN 40% harga Rp  1.900.000 
  2. MN 41% harga Rp  1.945.000 
  3. MN 42% harga Rp  1.090.000 
  4. MN 43% harga Rp  2.035.000 
  5. MN 44% harga Rp  2.080.000 
  6. MN 45% up harga Rp. 3.000.000 

  • Mangan Sulawesi 45% - 50%
  1. MN 45% harga Rp  2.125.000 
  2. MN 46% harga Rp  2.170.000
  3. MN 47% harga Rp  2.215.000 
  4. MN 48% harga Rp  2.260.000 
  5. MN 49% harga Rp  2.305.000
  6. MN 50% harga Rp  3.500.000

PERKIRAAN HARGA GALENA

  • Galena  /KG
  1.  20 - 29% harga Rp 9.000 
  2. 35% harga Rp 10.500 
  3. 40 - 49% harga Rp 11.000
  4. 50 - 59% harga Rp 11.500 
  5. 60% Up harga Rp 11.500 
  6. 65% harga Rp. 25.000

PERKIRAAN HARGA NIKEL

  • Nikel
  1. Ni 1.7  harga $31 
  2. Ni 1.8  harga $ 32 
  3. Ni 1.9  harga $ 33 
  4. Ni 1.9  harga $ 45

PERKIRAAN HARGA BIJIH BESI

  • Biji Besi Sumatra
  1.  FE 63 61 Reject 60 FOB  harga cash $ 69 LC 75 
  2. FE 63 61 Reject 61 FOB  harga cash  $ 71 LC $78 
  3. FE 63 cash $ 92 USD

BRO COAL PROJECT

Loading...

Appointment Book

GP

CARBON COUNTER

ENERGY NEWS

NEWS

Monatshoroskope Horoskop

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls
Email kami:ptbumiresourcesorland@yahoo.co.id Telp/ Hp 085274218459 / 0747-21888