Ada 2 metode penambangan batubara, yaitu:
- Tambang Terbuka / Open Pit Mining/ Surface Mining” dan
- Tambang Tertutup / Underground Mining
Surface Mining - juga dikenal sebagai opencast atau opencut – metode ini akan lebih bernilai ekonomis jika lapisan batubara dekat dengan permukaan. Metode ini memiliki proporsi Recovery Batubara lebih baik atau lebih tinggi daripada tambang bawah tanah, Recovery mencapai 90% atau lebih dari batubara yang akan ditambang.
Tambang terbuka dapat mencakup wilayah yang sangat luas, dengan menggunakan perlengkapan alat berat yang bervariasi, pemilihan alat berat yang digunakan tergantung dari perhitungan ekonomis suatu deposit batubara, alat berat tersebut adalah :
- Driglines
- Power Sovel / Excavator
- Dump Truck (Mining Truck)
- Buldozer
- Bucket Wheel Excavator
- Conveyors
Underground Mining / Tambang Tertutup
Ada dua metode penambangan bawah tanah/ tambang tertutup: room-and-pillar dan longwall mining.
Room & Pillar Mining
Pada metode ini, deposit batubara yang ditambang dengan membuat jaringan ‘ruangan’ didalam lapisan batubara dan menyisakannya sebagai 'pilar' batubara untuk mendukung atap tambang. Pilar ini dapat mencapai 40% dari total batubara, kadang-kadang jika memungkinkan pillar batubara tersebut dapat di tambang pada fase berikutnya.

10.00
bro







