Senin, 25 Februari 2013

VISUAL BATUAN BEKU

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam dentifikasi mineral yaitu:
a. Warna mineral
b. Kilap, yaitu kenampakan mineral jika dikenai cahaya. Dalam mineralogi dikenal kilap logam dan non logam. Kilap non logam terbagi lagi atas
  • Kilap intan
  • Kilap tanah, contoh : kaolin, dan limonit.
  • Kilap kaca, contoh : kalsit, kuarsa.
  • Kilap mutiara, contoh : opal, serpentin.
  • Kilap dammar, contoh : spharelit.
  • Kilap sutera, contoh : asbes.
c.    Kekerasan, yaitu tingkat resistansi mineral terhadap goresan, umumnya ditentukan dengan skala Mohs.
d.    Cerat, yaitu warna mineral dalam bentuk serbuk.
e.    Belahan, yaitu kecenderungan mineral untuk membelah pada satu atau lebih arah tertentu sebagai bidang dengan permukaan rata.
f.     Pecahan, jika kecenderungan untuk arah tak beraturan. Macamnya :
  • Concoidal :  seperti pecahan botol, contoh: kuarsa.
  • Fibrous : kenampakan berserat, contoh: asbes, augit.
  • Even: bidang pecahan halus, contoh: mineral-mineral lempung
  • Uneven  : bidang pecahan kasar, contoh: magnetit, garnet.
  • Hackly  : bidang pecahan runcing-runcing, contoh: mineral-mineral logam.
Komposisi mineral penyusun batuan beku dibedakan menjadi:
a. Mineral Primer: Merupakan mineral hasil pertama dari proses pembentukan batuan beku,  terdiri atas:
  • Mineral Utama (essential minerals) : yaitu mineral yang jumlahnya cukup banyak (>10%). Mineral ini sangat penting untuk dikenali karena menentukan nama batuan.
  • Mineral tambahan (accessory minerals) : yaitu mineral-mineral yang jumlahnya sedikit (<10 batuan.="" dan="" li="" menentukan="" nama="" tak="">
b. Mineral Sekunder:  Merupakan mineral hasil ubahan (alterasi) dari mineral primer.
Mineral yang pada umumnya sebagai penyusun batuan beku, yaitu:
a. Mineral-mineral yang tersusun dari unsur silika dan alumina dengan warna yang cerah dan biasa disebut sebagai mineral asam kecuali (Ca-Plagioklas), yaitu:
  • Kuarsa : jernih, putih susu seperti gelas kadang kelabu, tanpa belahan.
  • Muskovit : jernih hingga coklat muda, belahan satu arah, sehingga terlihat seperti lembaran.
  • Ortoklas : putih, merah daging (pink), belahan dua arah saling tegak lurus.
  • Plagioklas : putih abu-abu (Na), abu-abu gelap (Ca), terdapat striasi pada bidang belah.
b. Mineral-mineral yang tersusun dari unsur-unsur besi, magnesium dan kalsium, warna gelap dan biasa disebut sebagi mineral basa yaitu:
  • Olivin : kuning kehijauan, kristal kecil menyerupai gula pasir.
  • Piroksen (augit) : hijau tua, hitam suram, pendek, belahan 2 arah tegak lurus.
  • Amfibole/ Hornblende : hitam mengkilat – hijau, panjang, belahan 2 arahmembentuk sudut 60 derajat sampai 120 derajat.
  • Biotit : hitam, belahan satu arah, sehingga terlihat seperti lembaran-lembaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih banyak atas partisipasi dan informasinya